Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

  • 4 min read
  • Okt 03, 2019

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt – Negara Indonesia sesungguhnya kondang bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap mirip yakni mengusung nialai kebaikan. Bicara mengenai agama pasti tidak terlepas juga dari yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama tertentu miliki langkah sesuai tuntunan bersama dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia adalah menikah bersama busana resmi daerah biarpun umumnya orang Indonesia sudah modern semua, tetapi kebiasaan senantiasa menjadi sebuah peninggalan leluhur yang tidak boleh dilupakan. Jadi, sangat wajar jika Pengantin di Indonesia itu kenakan banyak ragam kebiasaan yang ada di masing-masing tempat, busana Pernikahan yang dipakai dalam acara Pengantin juga berbagai macam bergantung tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini ialah Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt di Indonesia yang paling kondang sampai saat ini.

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Vidio Untuk Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbandingan Tipe Busana Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbandingan Tipe Pakaian Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Busana adat pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di miliki ialah baju dari Aceh. Busana adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini cukup mahal kalau dijual dikarenakan tipe kain pada baju ini dibikin dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa menjadikan busana resmi daerah khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Motif Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Sumatera selatan terhitung mempunyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat pakaian seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Baju adat dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas supaya membuat busana resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa kenakan pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin sama seperti busana kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal busana resmi daerah yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, baju ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai busana kebesaran yang di pakai oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Adat Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kalimantan juga ialah pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, nampak dari pakaian tradisi yang di gunakan juga tidak kalah bagus. Busana tradisi suku Dayak ini populer lebih sederhana namun punyai makna yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, tertentu untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan juga mempunyai busana ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Baju Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Busana untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir merupakan pakaian resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini merupakan tipe busana paling tua di Indonesia yang memiliki bentuk layaknya segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan lebih dari satu bahan yang lebih tidak tipis bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Perbandingan Harga Baju Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian Pernikahan yang sekaligus termasuk busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama baju Pengantin Aesan Gede ialah pakaian adat bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkualitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan selamanya jadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Selanjutnya busana adat yang lumayan tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang memakai baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana resmi daerah dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada kuantitas accessories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Kemudian busana adat yang kedua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punya warna dan paduan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju adat ke-2 di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing pakaian resmi daerah jua bergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Pakaian tradisi yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan busana resmi daerah berasal dari wilayah lain, biasanya busana ini dipakai pada acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana tradisi Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana adat untuk pasangan pengantin dan busana tradisi untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari baju adat ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 gunakan pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu udah termasuk bersama beberapa aksesories yang dikenakan pada tiap tiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt

Terakhir pakaian Pernikahan adat yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering kenakan baju resmi daerah ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini informasi dari kami perihal Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Laku Tepu SulUt dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *