Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

  • 4 min read
  • Okt 20, 2019

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY – Negara Indonesia sesungguhnya tenar dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu miliki ajaran yang berbeda-beda tapi tujuannya senantiasa sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara perihal agama pasti tidak terlepas jua dari yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama tertentu punya cara sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia ialah menikah bersama baju resmi daerah walaupun kebanyakan orang Indonesia telah modern semua, tetapi tradisi tetap menjadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, sangat wajar kalau Pernikahan di Indonesia itu memakai begitu banyak ragam adat yang ada di masing-masing tempat, pakaian Pernikahan yang dikenakan didalam acara Pernikahan terhitung berbagai macam sesaui adat berasal dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY di Indonesia yang paling tenar hingga sekarang ini.

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Vidio Untuk Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Perbandingan Daftar Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Busana Pengantin yang sekaligus terhitung pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede yaitu baju tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah adat ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jikalau setiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, busana berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Selanjutnya baju resmi daerah yang sangat kondang di kota Jambi ini diberi nama bersama busana resmi daerah melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang kenakan baju ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada jumlah aksesoris dan lebih dari satu ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kira-kira IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu juga memiliki kualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Kemudian pakaian adat yang ke dua ini dari Provinsi Riau, pakaian resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, kemudian baju adat kedua di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi juga tergantung dari kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dikenakan dan warna. Paling umum harga pakaian tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Baju adat yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan pakaian resmi daerah berasal dari daerah lain, biasanya busana ini dipakai pada acara penting seperti acara Pernikahan dan acara upacara adat tempat setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni pakaian tradisi untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian tradisi ini terhitung lumayan mahal, untuk 1 pakai busana Pengantin adat Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga itu sudah termasuk bersama dengan beberapa aksesories yang dikenakan pada setiap pakaian.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Terakhir busana Pengantin tradisi yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini punyai warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju adat ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Motif Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Perang – Kalimantan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Kalimantan terhitung yaitu pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari busana tradisi yang di pakai juga tidak kalah bagus. Baju adat suku Dayak ini kondang lebih sederhana tetapi mempunyai makna yang mendalam. Busana tradisi suku Dayak ini juga punya nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung memiliki baju tersedia bersama dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti sudah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Busana bersama nama Paes Ageng ini yaitu busana resmi daerah Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, baju ini disebut sebagai baju kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng pertama di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Sumatera selatan juga punya pakaian adat yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang melihat baju seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Pakaian resmi daerah dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas sehingga menjadikan pakaian resmi daerah ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa memakai busana resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Busana resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama seperti pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Busana adat pertama yang menurut kita cukup menarik untuk di pandang merupakan busana dari Aceh. Busana resmi daerah satu ini memadukan warna denga motif yang cukup ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya memakai mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju tradisi ini lumayan mahal apabila dijual dikarenakan type kain pada baju ini dibuat secara tradisional dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa menjadikan pakaian tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY

Baju khusus Pengantin dari Indonesia yang paling akhir adalah baju adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini adalah jenis pakaian paling tua di Indonesia yang punyai bentuk layaknya persegi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg memberi tambahan beberapa bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Sampai disini informasi dari kami perihal Beberapa Model Pakaian Pengantin Tradisional Khas Kesatrian DIY berasal dari Indonesia yang tenar dan populer. Semoga bermanfaat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *