Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

  • 5 min read
  • Des 12, 2019

Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel – Negara Indonesia memang terkenal bersama dengan keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu mempunyai ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya selamanya serupa yakni mengusung nialai kebaikan. Berbicara berkenaan agama pasti tidak lepas juga dari yang namanya pernikahan, tiap-tiap orang yang menikah di agama apasaja mempunyai langkah sesuai tuntunan dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat anda temui di Indonesia ialah menikah bersama dengan pakaian resmi daerah meskipun umumnya orang Indonesia sudah moderen semua, tetapi tradisi senantiasa jadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlalu wajar jikalau Pengantin di Indonesia itu Mengenakan begitu banyak ragam tradisi yang ada di tiap-tiap wilayah, pakaian Pengantin yang dipakai didalam acara Pernikahan termasuk berbagai macam tergantung tradisi dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini merupakan Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel di Indonesia yang paling populer sampai waktu ini.

Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Vidio Untuk Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Motif Busana Pengantin Resmi Daerah Khas Indonesia

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalimantan termasuk adalah pulau yang punya banyak sekali kultur yang unik, terlihat berasal dari pakaian tradisi yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Baju tradisi suku Dayak ini kondang lebih simpel tapi punyai arti yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga punya pakaian tersedia dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Model Pakaian Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kalian yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti udah mengenal pakaian adat yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini yaitu busana tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simple dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai baju kebesaran yang di fungsikan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dikenakan oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Sumatera selatan juga mempunyai busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat busana kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Pakaian adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas sehingga menjadikan baju adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat memakai pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian adat berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat sama layaknya baju kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Busana Adat Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana tradisi pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di pakai yakni busana dari Aceh. Pakaian tradisi satu ini mencampurkan warna denga motif yang sangat ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan kebanyakan memakai mahkota yang dilapisi dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini cukup mahal jika dijual dikarenakan tipe kain dalam busana ini dibuat secara tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat membuat baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Busana untuk Pernikahan berasal dari Indonesia yang paling akhir adalah busana tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah model baju paling tua di Indonesia yang punyai bentuk seperti segi empat. Awal mulanya, pakaian tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini kamu dapat melihatnya.

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama baju Pengantin Aesan Gede yang merupakan pakaian tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, busana ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali tersedia pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian orang banyak.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Selanjutnya busana tradisi yang sangat terkenal di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai busana ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan dengan jumlah accessories dan sebagian ornamen pada pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu kurang lebih IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti terhitung memiliki kwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Kemudian pakaian adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing mempunyai warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju resmi daerah kedua di beri nama Siak dan pakaian resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk tiap-tiap pakaian adat juga sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesoris yang dipakai dan warna. Paling umum harga baju adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Pakaian tradisi yang pertama ini punyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat berasal dari wilayah lain, kebanyakan pakaian ini dikenakan pada acara mutlak seperti acara Pernikahan dan acara upacara tradisi tempat setempat. Busana adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian resmi daerah untuk pasangan pengantin dan busana resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari busana adat ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pakai pakaian Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah bersama sebagian aksesori yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel

Terakhir busana Pengantin adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian adat ini mempunyai warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering mengenakan baju tradisi ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai disini info tentang Beberapa Model Busana Pengantin Tradisional Khas Aesan Gede SumSel berasal dari berbagai daerah yang terdapat di Indonesia, baju-pakaian Pengantin yang unik dan menarik ini sebetulnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pernikahan anda. Terimakasih sudah berkunjung di website kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *