Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

  • 4 min read
  • Okt 03, 2019

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punyai banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran kalau tiap-tiap wilayah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan sendiri-sendiri baik dari faktor kultur, ritual upacara, busana tradisi sampai hal-hal lain yang bisa saja belum sempat kamu menyaksikan sama sekali. Pada artikel kali ini kita mau sharing Info menarik kepada anda sekalian tentang Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten di Indonesia yang sangat unik dan menarik hingga banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten di Indonesia ? Silahkan anda baca pemaparannya berikut.

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Vidio Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Perbedaan Daftar Harga Baju Pengantin Adat di Indonesia

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Baju tradisi yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana tradisi berasal dari daerah lain, biasanya busana ini dikenakan untuk acara perlu seperti acara Pengantin dan acara upacara kebiasaan wilayah setempat. Busana adat Bundo ini dibagi menjadi dua macam yakni baju resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini termasuk sangat mahal, untuk 1 pakai busana Pernikahan adat Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah termasuk bersama beberapa aksesories yang dikenakan dalam tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Adat Riau & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kemudian busana resmi daerah yang ke dua ini berasal dari Provinsi Riau, pakaian adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap punyai warna dan gabungan yang berbeda. Baju Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas busana tradisi ke-2 di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesoris yang dipakai dan warna. Paling umum harga pakaian adat Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang lumayan terkenal di kota Jambi ini diberi nama bersama dengan busana adat melayu – jambi. Masyhur bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang kenakan pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif jua berbeda berdasarkan pada kuantitas aksesories dan beberapa ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 tetapi untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk memiliki kualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Busana Pengantin yang sekaligus terhitung pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama pakaian Pengantin Aesan Gede yang merupakan busana tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang berkwalitas juga. Tidak heran jika tiap tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selamanya menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Terakhir busana Pernikahan adat yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini punyai warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan baju resmi daerah ini untuk sebagian acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Pakaian Pernikahan Resmi Daerah Khas Indonesia

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Perbandingan Motif Pakaian Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Pakaian adat pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di lihat merupakan baju dari Aceh. Busana adat satu ini mencampurkan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Baju adat ini sangat mahal apabila dijual karena model kain dalam baju ini dibuat dengan cara manual dengan tangan manusia, tidak asal-asalan orang bisa membuat pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Busana Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Sumatera selatan juga mempunyai busana resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat baju seperti ini seperti baju seorang raja dan ratu. Pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya menjadikan pakaian adat ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang bisa kenakan pakaian resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin mirip layaknya baju kerajaan zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Model Baju Tradisi Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti telah mengenal baju adat yang satu ini. Busana bersama dengan nama Paes Ageng ini yaitu baju tradisi Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski muncul lebih simpel dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh orang banyak di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Adat Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Kalimantan termasuk yaitu pulau yang miliki banyak sekali kultur yang unik, nampak berasal dari busana adat yang di gunakan juga tidak kalah menarik. Pakaian resmi daerah suku Dayak ini populer lebih sederhana tapi memiliki makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini termasuk punyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan laki-laki diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung miliki busana tersedia bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Model Busana Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten

Pakaian untuk Pernikahan dari Indonesia yang terakhir yakni busana tradisi Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan type busana tertua di Indonesia yang mempunyai wujud layaknya persegi empat. Awal mulanya, baju tradisi bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tidak tipis bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu dapat melihatnya.

Sekian Info berasal dari kita mengenai Beberapa Model Busana Adat Pernikahan Pangsi Banten berasal dari Indonesia yang terkenal dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *