Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT

  • 4 min read
  • Feb 12, 2020

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak punya banyak kekayaan kultur dan tradisi yang begitu khas. Tidak heran jika setiap wilayah yang ada di Indonesia memiliki keunikan sendiri-sendiri baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, busana resmi daerah hingga hal-hal lain yang barangkali belum pernah anda lihat sekali saja. Pada artikel kali ini kita ingin sharing Info menarik kepada kamu sekalian tentang Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT di Indonesia yang cukup unik dan menarik sehingga banyak yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT di Indonesia ? Silahkan kamu baca informasinya dibawah ini.

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT

Vidio Untuk Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT

Perbedaan Daftar Harga Pakaian Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Busana Adat Pernikahan NTT

Baju resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan busana adat dari daerah lain, umumnya busana ini dipakai untuk acara mutlak contohnya acara Pernikahan dan acara upacara adat daerah setempat. Baju tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu baju tradisi untuk pasangan pengantin dan pakaian adat untuk penduduk kelas atas. Harga berasal dari baju resmi daerah ini termasuk lumayan mahal, untuk 1 pakai pakaian Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol bersama dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah termasuk bersama sebagian aksesories yang dikenakan pada tiap-tiap pakaian.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Busana Adat Pernikahan NTT

Kemudian pakaian resmi daerah yang ke dua ini dari Provinsi Riau, baju tradisi ini terdiri berasal dari 3 macam yang tiap-tiap miliki warna dan gabungan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu busana tradisi ke-2 di beri nama Siak dan pakaian adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju tradisi ini asli dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun kualitas terbaik, harga untuk masing-masing busana tradisi juga tergantung dari kerumitan motif, kuantitas accessories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbandingan Harga Pakaian Pernikahan Provinsi Jambi & Busana Adat Pernikahan NTT

Selanjutnya pakaian adat yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian resmi daerah melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran kalau yang memakai pakaian ini hanya orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk tiap-tiap motif juga tidak serupa berdasarkan dengan kuantitas accessories dan sebagian ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti termasuk berkualitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Pakaian Resmi Daerah Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan NTT

Busana Pengantin yang sekaligus termasuk busana adat dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede ialah pakaian adat bersama dengan motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang dapat memakainya. Harga untuk busana nikah adat ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai pasti bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika tiap-tiap kali tersedia pertunjukkan baju adat, baju berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian banyak orang.

Perbandingan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Busana Adat Pernikahan NTT

Terakhir baju Pengantin kebiasaan yang sangat unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana adat ini punya warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap memakai pakaian adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Busana Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT

Perbedaan Model Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Busana Adat Pernikahan NTT

Baju tradisi pertama yang menurut kita sangat menarik untuk di pakai yaitu baju berasal dari Aceh. Busana adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai supaya terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa pakaian adat yang dipakai oleh pasangan pengantin dari bangsawan kebanyakan kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas sehingga menjadikan penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana tradisi ini sangat mahal kalau dijual sebab model kain pada busana ini dibikin dengan cara tradisional dengan tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat baju adat khas berasal dari Aceh ini.

Perbedaan Motif Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Busana Adat Pernikahan NTT

Sumatera selatan terhitung mempunyai pakaian resmi daerah yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut sebagian orang yang lihat baju seperti ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga menjadikan pakaian adat ini nampak lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat mengenakan pakaian tradisi Aesan, umumnya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Baju resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Busana Adat Pernikahan NTT

Anda yang tinggal di tempat Yogyakarta pasti telah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini yakni pakaian adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih sederhana dan sedikit terbuka, busana ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai busana kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng awal-awal di ijinkan untuk dikenakan oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Model Baju Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Busana Adat Pernikahan NTT

Kalimantan termasuk adalah pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, terlihat dari busana resmi daerah yang di gunakan juga tidak kalah unik. Baju resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih simpel tapi punya arti yang mendalam. Busana adat suku Dayak ini juga memiliki nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya baju ada bersama dengan nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Model Pakaian Tradisi Bodo – Sulawesi Selatan & Busana Adat Pernikahan NTT

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang paling akhir yakni pakaian adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini yaitu tipe pakaian paling tua di Indonesia yang mempunyai bentuk seperti kotak. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dg menambahkan sebagian bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sampai di sini informasi mengenai Beberapa Model Busana Adat Pernikahan NTT dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, baju-pakaian Pernikahan yang unik dan menarik ini sebenarnya cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih udah mampir di situs kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *