Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

  • 4 min read
  • Okt 30, 2019

Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh – Negara Indonesia sebenarnya kondang bersama keanekaragamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri ada 5 agama yaitu Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama pasti miliki ajaran yang berbeda-beda namun tujuannya tetap mirip yaitu mengusung nialai kebaikan. Bicara mengenai agama pasti tidak terlepas jua dr yang namanya pernikahan, setiap orang yang menikah di agama apasaja punyai langkah sesuai dengan agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang dapat kamu temui di Indonesia yaitu menikah bersama baju resmi daerah walaupun umumnya orang Indonesia udah moderen semua, tapi adat selamanya menjadi satu-satunya peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dihilangkan. Jadi, terlampau wajar apabila Pengantin di Indonesia itu memakai begitu banyak ragam tradisi yang terdapat di masing-masing tempat, pakaian Pernikahan yang dikenakan di dalam acara Pengantin terhitung berbagai macam bergantung kebiasaan dari pasangan pengantin tersebut. Dibawah ini yaitu Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh di Indonesia yang paling kondang hingga saat ini.

Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Vidio Tentang Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Perbedaan Motif Pakaian Pernikahan Tradisi Khas Indonesia

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Baju tradisi pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di lihat ialah baju dari Aceh. Busana adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dipakai oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Busana adat ini cukup mahal jikalau dijual dikarenakan jenis kain dalam pakaian ini dibikin dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak asal-asalan orang dapat menjadikan busana adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Tipe Pakaian Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Sumatera selatan terhitung memiliki pakaian tradisi yang tidak kalah menarik dan unik dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang melihat pakaian seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian tradisi berasal dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas sehingga membuat busana tradisi ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak semua orang dapat mengenakan baju resmi daerah Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya busana kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama dengan lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Anda yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu telah mengenal baju adat yang satu ini. Baju bersama dengan nama Paes Ageng ini yakni busana resmi daerah Pernikahan khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di gunakan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai busana pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Adat Perang – Kalimantan & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Kalimantan juga yaitu pulau yang miliki banyak sekali budaya yang unik, muncul dari pakaian resmi daerah yang di fungsikan juga tidak kalah bagus. Baju resmi daerah suku Dayak ini kondang lebih simple tetapi punya arti yang mendalam. Baju tradisi suku Dayak ini termasuk mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk punya pakaian ada dengan nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Tipe Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Baju khusus Pernikahan dari Indonesia yang terakhir merupakan busana resmi daerah Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini ialah jenis pakaian tertua di Indonesia yang punyai wujud layaknya segi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan bersama dengan memberikan lebih dari satu bahan yang lebih tebal bersama dengan alasan “ estetika “ dan sekarang anda bisa melihatnya.

Perbandingan Daftar Harga Pakaian Pengantin Adat di Indonesia

Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Perbedaan Harga Baju Adat Sumatera Selatan & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Baju Pernikahan yang sekaligus termasuk busana tradisi berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede adalah busana tradisi bersama motif yang elegan dan terkesan mahal. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk baju nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang berkwalitas bersama dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan pakaian adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Selanjutnya pakaian resmi daerah yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama dengan pakaian tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang mengenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian resmi daerah berasal dari Jambi ini mulai dari keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada kuantitas aksesoris dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu sekitar IDR 1.000.000 sedang untuk yang paling mahal dapat sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkwalitas dan bukan sembarang tipe kain.

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Riau & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Kemudian busana resmi daerah yang kedua ini dari Provinsi Riau, baju adat ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju tradisi ke dua di beri nama Siak dan pakaian tradisi ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana adat ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap busana tradisi juga bergantung dengan kerumitan motif, kuantitas aksesories yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga baju resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Pakaian resmi daerah yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan busana adat dari tempat lain, biasanya pakaian ini dipakai untuk acara perlu contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Baju adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana adat untuk pasangan pengantin dan baju adat untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian tradisi ini terhitung sangat mahal, untuk 1 pasang pakaian Pernikahan tradisi Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah terhitung bersama lebih dari satu aksesori yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Tradisi Bangka Belitung – Paksian & Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh

Terakhir pakaian Pengantin kebiasaan yang lumayan unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, pakaian tradisi ini punya warna merah hati bersama bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut dengan paksian. Orang Bangka kerap mengenakan busana adat ini untuk lebih dari satu acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Sampai di sini info berkenaan Beberapa Model Baju Pernikahan Khas Ulee Balang Aceh dari bermacam tempat yang terdapat di Indonesia, baju-busana Pernikahan yang unik dan menarik ini memang cocok sekali untuk dijadikan referensi di Pengantin anda. Terimakasih telah singgah di web kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *