Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

  • 4 min read
  • Nov 05, 2019

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak miliki banyak kekayaan kultur dan kebiasaan yang begitu khas. Tidak heran jikalau tiap tiap wilayah yang ada di Indonesia punya keunikan masing-masing baik dari faktor kultur, ritual upacara, baju adat hingga hal-hal lain yang barangkali belum sempat anda menyaksikan sekalipun. Pada artikel kali ini kami ingin share informasi menarik kepada anda semua berkenaan Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB di Indonesia yang cukup unik dan menarik jadi banyak yang menyukainya. Penasaran seperti bagaimana Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB di Indonesia ? Silahkan anda baca penjelasannya dibawah ini.

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Vidio Untuk Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Perbedaan List Harga Baju Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbedaan Harga Baju Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Baju Pengantin yang sekaligus termasuk pakaian resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama nama pakaian Pernikahan Aesan Gede yang merupakan pakaian tradisi dengan motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dipakai oleh raja Sriwijaya dan cuma anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah tradisi ini lebih kurang IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang berkwalitas bersama ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran apabila setiap kali ada pertunjukkan busana adat, baju berasal dari Sumatera Selatan tetap menjadi perhatian masyarakat.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Selanjutnya baju adat yang lumayan populer di kota Jambi ini diberi nama bersama busana tradisi melayu – jambi. Terkenal bersama dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jikalau yang memakai pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk busana tradisi dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan dengan jumlah accessories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling murah itu kurang lebih IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa sampai IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu terhitung berkualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbandingan Harga Busana Pernikahan Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Kemudian pakaian tradisi yang ke-2 ini dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan paduan yang berbeda. Busana Pernikahan yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu baju adat ke dua di beri nama Siak dan busana resmi daerah ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga busana tradisi ini asli berasal dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing pakaian resmi daerah jua bergantung dengan kerumitan motif, jumlah aksesori yang dipakai dan warna. Paling lazim harga pakaian resmi daerah Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Pakaian Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Busana resmi daerah yang pertama ini miliki keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah berasal dari daerah lain, biasanya baju ini dikenakan untuk acara perlu contohnya acara Pengantin dan acara upacara tradisi tempat setempat. Baju adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni busana resmi daerah untuk pasangan pengantin dan baju tradisi untuk penduduk kelas atas. Harga dari pakaian adat ini juga sangat mahal, untuk 1 gunakan baju Pernikahan tradisi Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi telah termasuk bersama dengan lebih dari satu aksesories yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Terakhir pakaian Pernikahan tradisi yang cukup unik berasal dari Bangka Belitung yang dikenal bersama dengan nama Paksian, baju resmi daerah ini miliki warna merah hati dengan bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk bagian penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering memakai baju adat ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbandingan Tipe Pakaian Pengantin Adat Khas Indonesia

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Perbandingan Motif Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Kalimantan terhitung adalah pulau yang punya banyak sekali budaya yang unik, muncul dari pakaian tradisi yang di gunakan jua tidak kalah menarik. Busana tradisi suku Dayak ini tenar lebih simpel tetapi punya makna yang mendalam. Baju resmi daerah suku Dayak ini terhitung punyai nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk perempuan juga miliki pakaian ada bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbandingan Motif Baju Adat Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta tentu udah mengenal pakaian resmi daerah yang satu ini. Busana dengan nama Paes Ageng ini yakni baju adat Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski nampak lebih sederhana dan sedikit terbuka, pakaian ini menggambarkan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di manfaatkan oleh anggota keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbedaan Motif Baju Tradisi Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Sumatera selatan terhitung mempunyai baju adat yang tidak kalah bagus dan unik berasal dari Aceh. Bahkan menurut lebih dari satu orang yang lihat baju seperti ini seperti busana seorang raja dan ratu. Pakaian adat berasal dari Sumatera Selatan mengenakan benang berwarna emas agar membuat pakaian resmi daerah ini muncul lebih elegan dan menawan. Tidak asal-asalan orang bisa mengenakan pakaian adat Aesan, umumnya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Busana tradisi dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa layaknya pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal bersama “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Baju tradisi pertama yang menurut kita lumayan menarik untuk di pakai adalah busana dari Aceh. Busana adat satu ini mengkombinasikan warna denga motif yang cukup ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju tradisi yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya kenakan mahkota yang dilapisi bersama dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini cukup mahal kalau dijual sebab tipe kain dalam baju ini dibikin secara manual oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan pakaian adat khas dari Aceh ini.

Perbedaan Model Busana Adat Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Lombok NTB

Busana untuk Pengantin dari Indonesia yang terakhir merupakan busana adat Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan tipe pakaian tertua di Indonesia yang memiliki wujud layaknya kotak. Awal mulanya, busana adat bodo ini dari kain kasa yang tipis dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberikan sebagian bahan yang lebih tidak tipis dengan alasan “ estetika “ dan saat ini anda bisa melihatnya.

Sampai disini Info berasal dari kami mengenai Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Lombok NTB berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *