Model dan Harga Baju Pernikahan Kain Tenun Pakaian Adat Sandal Tradisional Sepatu Lokal

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

  • 4 min read
  • Agu 16, 2019

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng – Negara Indonesia memang tenar dengan keberagamannya, terbukti bahwa di Indonesia sendiri tersedia 5 agama yakni Khatolik, Kristen, Islam, Budha dan Hindu. Semua agama tentu punyai ajaran yang berbeda-beda tetapi tujuannya tetap sama yaitu mengusung nialai kebaikan. Berbicara tentang agama tentu tidak lepas jua dr yang namanya pernikahan, tiap tiap orang yang menikah di agama apasaja punyai langkah sesuai bersama agama mereka masing-masing. Hal paling unik yang bisa kamu temui di Indonesia yaitu menikah bersama dengan busana adat biarpun kebanyakan orang Indonesia udah modern semua, tapi adat tetap menjadi salah satu peninggalan nenek moyang yang tidak boleh dilupakan. Jadi, sangat wajar jika Pernikahan di Indonesia itu Mengenakan macam-macam kebiasaan yang ada di masing-masing tempat, busana Pernikahan yang dipakai dalam acara Pengantin terhitung beraneka macam sesaui tradisi berasal dari pasangan pengantin tersebut. Berikut ini yakni Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng di Indonesia yang paling tenar sampai hari ini.

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Video Untuk Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Perbedaan List Harga Busana Pengantin Tradisi di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Resmi Daerah Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Pakaian Pengantin yang sekaligus juga busana resmi daerah berasal dari Sumatera Selatan ini dikenal bersama dengan nama baju Pernikahan Aesan Gede yang merupakan pakaian adat bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, pakaian ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan hanya anggota kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai jelas bahan kain yang memiliki kwalitas dengan ornamen yang memiliki kwalitas juga. Tidak heran kalau setiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian dari Sumatera Selatan selalu menjadi perhatian orang banyak.

Perbandingan Harga Baju Pengantin Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Selanjutnya busana resmi daerah yang sangat populer di kota Jambi ini diberi nama bersama baju adat melayu – jambi. Masyhur bersama motifnya yang elegan dan terkesan mewah, tidak heran jika yang mengenakan pakaian ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk baju adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua berbeda berdasarkan pada jumlah aksesories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu lebih kurang IDR 1.000.000 namun untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai pasti juga berkualitas dan bukan sembarang model kain.

Perbedaan Harga Baju Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Kemudian busana adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana tradisi ini terdiri dari 3 macam yang tiap-tiap memiliki warna dan kombinasi yang berbeda. Baju Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, sesudah itu pakaian resmi daerah kedua di beri nama Siak dan baju adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga baju resmi daerah ini asli berasal dari Riau yang terbuat berasal dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk masing-masing busana resmi daerah jua tergantung dengan kerumitan motif, jumlah accessories yang dikenakan dan warna. Paling umum harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Pakaian adat yang pertama ini punya keunikan sendiri dibandingkan baju resmi daerah dari daerah lain, kebanyakan baju ini dikenakan untuk acara mutlak contohnya acara Pengantin dan acara upacara tradisi tempat setempat. Pakaian tradisi Bundo ini dibagi menjadi dua macam yaitu busana adat untuk pasangan pengantin dan pakaian resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga dari pakaian adat ini juga sangat mahal, untuk 1 pakai busana Pengantin kebiasaan Bundo di bandrol dengan harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tersebut sudah terhitung bersama beberapa accessories yang dikenakan dalam setiap pakaian.

Perbedaan Harga Pakaian Adat Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Terakhir busana Pengantin adat yang cukup unik dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Paksian, busana resmi daerah ini miliki warna merah hati bersama dengan bahan yang terbuat berasal dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama dengan paksian. Orang Bangka sering kenakan baju tradisi ini untuk lebih dari satu acara seperti ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Motif Busana Pernikahan Adat Khas Indonesia

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Perbandingan Motif Pakaian Resmi Daerah Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Kalimantan terhitung yakni pulau yang punyai banyak sekali budaya yang unik, nampak dari pakaian adat yang di fungsikan jua tidak kalah unik. Pakaian adat suku Dayak ini kondang lebih simple tetapi memiliki arti yang mendalam. Pakaian tradisi suku Dayak ini juga mempunyai nama sendiri, khusus untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : pria ). Sedangkan untuk wanita termasuk miliki pakaian ada bersama nama sendiri yakni King Bibinge ( Bibinge : wanita ).

Perbandingan Motif Busana Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti telah mengenal baju adat yang satu ini. Pakaian bersama dengan nama Paes Ageng ini adalah baju tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simpel dan sedikit terbuka, baju ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, pakaian ini disebut sebagai pakaian kebesaran yang di pakai oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mula-mula di ijinkan untuk dipakai oleh masyarakat di luar keraton sebagai baju pernikahan.

Perbandingan Motif Busana Adat Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Sumatera selatan terhitung mempunyai busana tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang mempunyai busana kaya ini layaknya busana seorang raja dan ratu. Busana adat dari Sumatera Selatan memakai benang berwarna emas supaya membuat pakaian tradisi ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang bisa mengenakan baju resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang dari golongan bangsawan saja. Pakaian resmi daerah dari palembang, Sumatera Selatan ini dibuat mirip layaknya pakaian kerajaan di zaman dahulu. Bagian mahkota dibuat bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbandingan Tipe Busana Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Busana resmi daerah pertama yang menurut kami lumayan menarik untuk di miliki ialah busana dari Aceh. Baju resmi daerah satu ini menggabungkan warna denga motif yang lumayan ramai sehingga terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa busana resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan umumnya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas supaya membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini lumayan mahal kalau dijual sebab type kain pada baju ini dibikin dengan cara tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang bisa membuat pakaian resmi daerah khas dari Aceh ini.

Perbandingan Model Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng

Baju untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir adalah pakaian tradisi Bodo yang berasal dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Baju satu ini merupakan model baju paling tua di Indonesia yang punya wujud seperti segi empat. Awal mulanya, baju adat bodo ini berasal dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan mengimbuhkan beberapa bahan yang lebih tebal dengan alasan “ estetika “ dan sekarang kamu bisa melihatnya.

Sampai disini informasi berasal dari kita berkenaan Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Kebaya-basahan JaTeng dari Indonesia yang populer dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *