Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali

  • 4 min read
  • Agu 01, 2019

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali – Sebagai penghasil kain tenun terbesar di dunia, Indonesia berhak mempunyai banyak kekayaan budaya dan kebiasaan yang begitu kental. Tidak heran kalau setiap daerah yang ada di Indonesia mempunyai keunikan masing-masing baik berasal dari segi budaya, ritual upacara, pakaian tradisi sampai hal-hal lain yang mungkin belum pernah anda memandang sama sekali. Pada artikel kali ini kita mau share Info menarik kepada anda sekalian mengenai Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia yang sangat unik dan menarik jadi banyak orang yang menyukainya. Penasaran kaya bagaimana Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali di Indonesia ? Silahkan anda baca informasinya berikut.

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali

Video Untuk Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Daftar Harga Pakaian Pengantin Resmi Daerah di Indonesia

Perbandingan Harga Busana Pengantin Adat Bundo Kanduang & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian resmi daerah yang pertama ini mempunyai keunikan sendiri dibandingkan baju adat dari wilayah lain, kebanyakan baju ini dikenakan untuk acara penting contohnya acara Pernikahan dan acara upacara tradisi wilayah setempat. Pakaian adat Bundo ini dibagi jadi dua macam yakni pakaian adat untuk pasangan pengantin dan baju resmi daerah untuk masyarakat kelas atas. Harga berasal dari pakaian adat ini terhitung cukup mahal, untuk 1 pasang baju Pernikahan kebiasaan Bundo di bandrol bersama harga IDR 500.000 – IDR 700.000. Harga tadi sudah termasuk bersama sebagian aksesori yang dipakai pada tiap tiap pakaian.

Perbandingan Harga Pakaian Pengantin Adat Riau & Baju Adat Pernikahan Bali

Kemudian baju adat yang kedua ini berasal dari Provinsi Riau, busana resmi daerah ini terdiri berasal dari 3 macam yang masing-masing punyai warna dan gabungan yang berbeda. Pakaian Pengantin yang pertama diberi nama sebagai Indragiri, lantas baju tradisi kedua di beri nama Siak dan busana adat ketiga di beri nama Bengkalis Riau. Ketiga pakaian tradisi ini asli dari Riau yang terbuat dari bahan kain tenun mutu terbaik, harga untuk tiap-tiap baju adat juga sesaui dengan kerumitan motif, kuantitas aksesori yang dikenakan dan warna. Paling lazim harga busana tradisi Riau ini sebesar IDR 600.000.

Perbedaan Harga Baju Pernikahan Provinsi Jambi & Baju Adat Pernikahan Bali

Selanjutnya busana resmi daerah yang cukup tenar di kota Jambi ini diberi nama bersama busana adat melayu – jambi. Terkenal dengan motifnya yang elegan dan terkesan mahal, tidak heran jika yang memakai baju ini cuma orang-orang yang hendak melangsungkan pernikahan. Ada banyak warna untuk pakaian adat berasal dari Jambi ini mulai dengan keemasan, warna putih emas dan warna merah menyala. Harga untuk masing-masing motif jua tidak sama berdasarkan pada kuantitas accessories dan lebih dari satu ornamen terhadap pakaian. Minimal untuk harga paling terendah itu sekitar IDR 1.000.000 sedangkan untuk yang paling mahal bisa hingga IDR 2.000.000. Bahan kain yang dipakai tentu termasuk berkualitas dan bukan sembarang type kain.

Perbedaan Harga Busana Tradisi Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Baju Pernikahan yang sekaligus juga baju resmi daerah dari Sumatera Selatan ini dikenal dengan nama busana Pernikahan Aesan Gede adalah baju adat bersama motif yang elegan dan terkesan mewah. Dahulu kala, baju ini seringkali dikenakan oleh raja Sriwijaya dan cuma bagian kerajaan saja yang bisa memakainya. Harga untuk busana nikah kebiasaan ini kira-kira IDR 2,000.000 – IDR 3.000.000. Sedangkan untuk bahan yang dipakai mesti bahan kain yang memiliki kualitas dengan ornamen yang memiliki kualitas juga. Tidak heran jika setiap kali ada pertunjukkan baju adat, pakaian berasal dari Sumatera Selatan selalu jadi perhatian banyak orang.

Perbedaan Harga Busana Resmi Daerah Bangka Belitung – Paksian & Baju Adat Pernikahan Bali

Terakhir pakaian Pengantin tradisi yang lumayan unik dari Bangka Belitung yang dikenal bersama nama Paksian, pakaian adat ini punya warna merah hati bersama bahan yang terbuat dari kain sutera. Sedangkan untuk penutup kepala disebut bersama paksian. Orang Bangka sering kenakan busana adat ini untuk sebagian acara layaknya ritual keagamaan dan upacara pernikahan.

Perbedaan Tipe Pakaian Pengantin Tradisi Khas Indonesia

Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali

Perbandingan Motif Baju Tradisi Ulee Balang – Nangroe Aceh Darussalam & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian tradisi pertama yang menurut kami sangat menarik untuk di lihat yakni pakaian berasal dari Aceh. Pakaian resmi daerah satu ini mencampurkan warna denga motif yang lumayan ramai agar terkesan lebih menarik dan unik. Beberapa baju resmi daerah yang dikenakan oleh pasangan pengantin mulai dari bangsawan biasanya mengenakan mahkota yang dilapisi dengan emas agar membuat penampilannya lebih elegan dan menawan. Pakaian resmi daerah ini cukup mahal apabila dijual karena model kain pada pakaian ini dibikin dengan proses tradisional oleh tangan manusia, tidak sembarangan orang dapat menjadikan baju tradisi khas berasal dari Aceh ini.

Perbandingan Tipe Busana Resmi Daerah Aesan Gede – Sumatera Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Sumatera selatan terhitung punya baju tradisi yang tidak kalah bagus dan unik dari Aceh. Bahkan menurut beberapa orang yang melihat pakaian kaya ini layaknya baju seorang raja dan ratu. Busana tradisi dari Sumatera Selatan menggunakan benang berwarna emas supaya membuat busana adat ini terlihat lebih elegan dan menawan. Tidak serampangan orang dapat memakai pakaian resmi daerah Aesan, biasanya orang-orang yang berasal dari golongan bangsawan saja. Baju tradisi berasal dari palembang, Sumatera Selatan ini dibikin serupa seperti busana kerajaan pada zaman dahulu. Bagian mahkota dibikin bersama lilitan bunga teratai atau biasa dikenal dengan “ kembang goyang “.

Perbedaan Model Pakaian Resmi Daerah Paes Ageng – Yogyakarta & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalian yang tinggal di wilayah Yogyakarta pasti telah mengenal pakaian tradisi yang satu ini. Pakaian bersama nama Paes Ageng ini merupakan pakaian tradisi Pengantin khas kota Yogyakarta. Meski terlihat lebih simple dan sedikit terbuka, pakaian ini melukiskan kewibawaan dan kebijaksaan. Dahulu kala, busana ini disebut sebagai baju kebesaran yang di gunakan oleh bagian keraton kerajaan saja. Paes Ageng mulai di ijinkan untuk dikenakan oleh banyak orang di luar keraton sebagai pakaian pernikahan.

Perbandingan Motif Baju Tradisi Perang – Kalimantan & Baju Adat Pernikahan Bali

Kalimantan juga merupakan pulau yang memiliki banyak sekali kultur yang unik, muncul dari baju tradisi yang di manfaatkan jua tidak kalah menarik. Busana resmi daerah suku Dayak ini terkenal lebih sederhana tapi miliki makna yang mendalam. Pakaian adat suku Dayak ini termasuk miliki nama sendiri, spesifik untuk yang mengenakan pria diberi nama “king baba ( king : cawat , baba : laki-laki ). Sedangkan untuk perempuan terhitung mempunyai busana ada bersama nama sendiri yaitu King Bibinge ( Bibinge : perempuan ).

Perbedaan Motif Pakaian Resmi Daerah Bodo – Sulawesi Selatan & Baju Adat Pernikahan Bali

Pakaian untuk Pengantin berasal dari Indonesia yang terakhir yaitu baju adat Bodo yang dari Sulsel / Sulawesi Selatan. Busana satu ini adalah tipe baju tertua di Indonesia yang punya wujud seperti segi empat. Awal mulanya, busana tradisi bodo ini dari kain kasa yang tidak tebal dan transparan. Selanjutnya, dikembangkan dengan memberi tambahan sebagian bahan yang lebih tebal bersama alasan “ estetika “ dan saat ini anda dapat melihatnya.

Demikian Info dari kita tentang Beberapa Model Baju Adat Pernikahan Bali berasal dari Indonesia yang kondang dan populer. .

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *