Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik

  • 4 min read
  • Feb 22, 2020

Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik – Indonesia sebenarnya kondang bersama dengan rutinitas khas dan budayanya, agar tidak mengherankan apabila banyak orang dari luar negeri yang sangat tertarik bersama dengan budaya yang ada di Indonesia. Tulisan ini dapat menjelaskan kepada kamu semua perihal Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik di Indonesia yang sudah populer dengan proses luas di luar negeri. Kain tenun yakni jenis kain yang dibikin secara tradisional oleh perajin kain yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia. Beberapa jenis kain tenun yang diperoleh tentu miliki kualitas paling baik agar harga untuk 1 kain tenun bisa lumayan tinggi. Indonesia punya banyak type kain tenun yang dari beragam daerah bersama ciri khasnya sendiri. Berikut ini adalah sebagian jenis kain tenun khas Indonesia yang amat tenar dan banyak disukai oleh negara-luar negeri.

Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik

Video Untuk Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik

Perbedaan Tipe Kain Kain Tenun Tradisional Lurik & Lainnya Khas Indonesia

Perbandingan Kain Batik & Kain Tenun Tradisional Lurik

Batik adalah sebuah type kain tenun asli dari Indonesia yang miliki corak unik dan motif yang beragam. Batik sudah lama ada di Indonesia bahkan sejak zaman kerajaan. Ada banyak tipe batik dari Indonesia yang berasal dari sebagian daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda, Kalimantan, dan tempat penghasil batik lainnya. Batik ini berasal dari kata “amba” jikalau disimpulkan dalam bahasa jawa sendiri punya makna “ menulis “, sedangkan untuk kata “ titik “ miliki pengertian titik. Jika kedua makna kata ini digabungkan bakal berikan pengertian bahwa batik adalah “ menulis dengan metode di titik “. Jenis kain yang dipakai yakni kain mori dan lantas digambar menggunakan lilin dengan kenakan “canting”.

Perbedaan Kain Ulos & Kain Tenun Tradisional Lurik

Kain tenun yang tenar di Indonesia yaitu kain Ulos yang yakni kain tradisional berasal dari Indonesia yang dari pulau Batak, Sumatera Utara. Kain ulos ini umumnya dikenakan oleh masyarakat Batak untuk kepentingan layaknya hari raya, pernikahan, kelahiran, upacara kematian dan acara-acara khusus. Kain ulos juga memiliki arti penting yaitu “ kebersamaan “. Kain Ulos miliki motif yang begitu banyak ragam mulai dari bergaris dan bergambar, warna kain ulos terhitung cukup macam-macam bergantung selera berasal dari pembuatanya. Umumnya kain ulos yang dijual dg harga mahal menggunakan tambahan bahan berasal dari benang emas dan perak. Ada lebih dari satu tipe kain ulos yang terlalu kondang di Indonesia yaitu kain Ulos Ragi Botik, Kain Ulos Sibolang, Kain Ulos Saput dan Kain Ulos Gobar.

Perbandingan Kain Tenun Ikat & Kain Tenun Tradisional Lurik

Jenis kain tenun ikat ini hampir serupa bersama kain ulos untuk motifnya sendiri, sedangkan tentang proses pembuatannya cukup berbeda. Kalau kain tenun ikat ini merupakan sekumpulkan benang yang di awalnya di ikat pada bagian ujung dan dicelupkan ke zat pewarna alami. Cara pembuatannya jauh lebih ribet dan diperlukan keahlian khusus bagi siapa saja yang inginkan membuat kain tenun ikat ini. Alat tenun yang di gunakan bukanlah dari mesin melainkan alat tenun buatan tradisional. Beberapa tempat penghasil kain tenun ikat ini seperti Sumbawa, Flores, Bali, Lombok dan Jepara.

Perbandingan Kain Grinsing & Kain Tenun Tradisional Lurik

Kain tenun ciri khas berasal dari Indonesia yang berikutnya ini dikenal dengan kain Grinsing dikarenakan adalah kain tenun yang dibikin dengan teknik double ikat. Metode pembuatan kain ini juga dikerjakan secara tradisional dan seluruh sistem yang dilewati memakai tangan manusia. Metode pembuatannya termasuk tidak sembarangan, diperlukan waktu yang lama yakni lebih kurang 2 – 4 tahun. Kain Grinsing ini memiliki arti, kata Grinsing dari kata “ Gring “ yang memiliki arti “ sakit” namun untuk “sing” memiliki arti “tidak”. Arti yang paling umum diartikan oleh banyak orang yakni sebagai penolak rasa sakit.

Perbedaan Kain Songket & Kain Tenun Tradisional Lurik

Model kain tenun khas Indonesia yang udah dikenal orang banyak ialah kain Songket khas Minangkabau. Songket adalah type kain tenun bersama dengan sistem pembuatan memakai tangan. Benang yang dipakai biasanya punya warna emas dan perak agar membuahkan kain yang mewah dan elegan. Kain songket yang sudah jadi dan siap dijual kebanyakan punya harga jual yang tinggi, terlebih kalau kualitasnya bagus.

List Perbedaan Harga Kain Tenun Tradisional Lurik & Lainnya Khas Indonesia

Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik

Perbedaan Harga Kain Tenun Dari Papua & Kain Tenun Tradisional Lurik

Kain tenun dari Papua yang sekaligus dijadikan sebagai busana adat ini sebenarnya populer bersama dengan keunikannya sendiri, terbuat berasal dari bahan-bahan alami yang dari alam sekitar membuat kain tenun Papua terlampau tenar di mata dunia. Masyarakat Papua secara umum biasanya memakai pakaian adat masyarakat yang terbuat berasal dari bahan alami, mengenai mutunya pasti jangan diragukan lagi. Harga pakaian tradisi dari Papua dengan mutu terbaik dapat mencapai IDR 1.000.000 – IDR 5.000.000 ( Tergantung termasuk berasal dari bahan kain tenun yang dipakai ). Tidak heran apabila banyak turis asing senang bersama dengan pakaian resmi berasal dari Papua ini.

Perbandingan Harga Kain Tenun Yogyakarta & Kain Tenun Tradisional Lurik

Kain tenun Yogyakarta ini mempunyai nama busana adat Paes Ageng yang banyak dikenakan oleh bagian kerajaan terhadap zaman dulu. Sekarang ini, pakaian adat masyarakat paes ageng dibebaskan untuk bisa dikenakan siapa saja yang inginkan memakainya. Kain tenun paes ageng ini termasuk dibuat dengan metode manual supaya hasilnya benar-benar menakjubkan, harga dari kain tenun paes ageng ini dapat hingga IDR 1.000.000 atau kurang lebih 100 dollar. Harga yang cukup cocok dengan sebuah kain tenun khas berasal dari Yogyakarta, Indonesia.

Perbedaan Harga Kain Tenun Khas Bodo – Sulawesi & Kain Tenun Tradisional Lurik

Kain tenun ini nampak lebih modern dibandingkan tipe kain tenun lainnya, tetapi apakah kamu mengerti kalau kain ini memiliki usia yang lebih tua ? Kain tenun khas bodo ini yaitu type busana adat yang paling tua di Indonesia. Dahulu masyarakat Sulawesi memproduksi kain tenun ini bersama dengan bahan yang tetap tipis sehingga nampak transparan, tapi untuk mengakibatkan pakaian ini lebih sopan, maka ditambahkan beberapa bahan sehingga lebih tebal dan cocok untuk dipakai di acara-acara tertentu. Harga untuk pakaian khas Bodo ini bisa mencapai IDR 1.000.000 – IDR 10.000.000 terkait dari kualitas bahan dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya sendiri.

Perbedaan Harga Kain Tenun Minangkabau – Sumatera Barat & Kain Tenun Tradisional Lurik

Berikutnya kain tenun bersama harga yang cukup fantastis adalah kain tenun berasal dari Minangkabau yang muncul lebih elegan, unik dan menakjubkan. Tidak heran kalau tersedia banyak yang suka membuat kain tenun ini untuk dijual kembali. Busana tradisi minangkabau ini menggunakan banyak sekali ornamen yang ditempelkan terhadap bagian pakaian adat perempuan untuk menaikkan kesan yang lebih mahal dan elegan. Harga baju resmi ini sangat mahal dapat hingga IDR 2.000.000 – IDR 10.000.000 bergantung berasal dari bahan dan kualitasnya.

Perbedaan Harga Kain Tenun Ulee Balang & Kain Tenun Tradisional Lurik

Kain tenun ini termasuk lumayan unik dikarenakan menggunakan banyak ornamen menarik dan simple, hanya saja untuk busana perempuan memakai ornamen yang lebih banyak sehingga keluar lebih indah dan cantik. Kain ini ialah khas punya masyarakat Samudra Pasai. Dahulu kala, pakaian ini dikenakan oleh ulama dan keluarga raja saja. Harga kain tenun dari pakaian resmi ini bisa capai IDR 1.000.000.

Sampai di sini pemaparan berasal dari kami berkenaan Macam-macam Motif Kain Tenun Tradisional Lurik khas Indonesia yang cukup mahal bersama dengan bahan berkualitas. Semoga Info ini lumayan berfaedah untuk kami semua. Terimakasih telah berkunjung di web site kami.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *