Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias

  • 4 min read
  • Feb 04, 2020

Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias – Seperti yang kita tahu bahwa kain tenun dari Indonesia sebenarnya begitu cantik dan unik, terutama lagi Indonesia populer bersama banyak ragam budaya dan adat istiadat yang cukup terkenal di luar negeri. Tidak heran apabila banyak sekali turis orang asing yang suka bersama dengan keanekaragaman yang ada di Indonesia telebih berasal dari segi busana khas masyarakat atau kain tenun. Berbicara tentang kain tenun sendiri yaitu model kain yang dibikin bukan menggunakan mesin melainkan memakai proses manual berasal dari tangan-tangan perajin dari setiap daerah yang berada di Indonesia. Sebut saja kain songket yang dibuat dengan rajutan benang yang lumayan banyak, dilakukan oleh satu hingga lebih dari satu orang dan butuh masa hingga 1 bulan lamanya. Tidak mengherankan jikalau harga dari kain tenun layaknya kain Songket ini lumayan mahal di Indonesia. Berikut ini yakni Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias khas Indonesia yang lumayan tenar dan banyak disukai kebanyakan orang. Silahkan anda baca penjelasannya berikut ini.

Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias

Vidio Tentang Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias

Perbandingan Tipe Kain Kain Grinsing Tradisional Nias & Lainnya Khas Indonesia

Perbedaan Kain Grinsing & Kain Grinsing Tradisional Nias

Kain tenun ciri khas berasal dari Indonesia yang berikutnya ini dikenal bersama dengan kain Grinsing karena ialah kain tenun yang diproduksi bersama teknik double ikat. Metode pembuatan kain ini juga dikerjakan secara manual dan seluruh proses yang dilewati menggunakan tangan manusia. Metode pembuatannya termasuk tidak sembarangan, diperlukan masa yang lama yakni sekitar 2 – 4 tahun. Kain Grinsing ini punya arti, kata Grinsing dari kata “ Gring “ yang memiliki makna “ sakit” tetapi untuk “sing” punya arti “tidak”. Makna yang paling umum disimpulkan oleh banyak orang yaitu sebagai penolak rasa sakit.

Perbandingan Kain Ulos & Kain Grinsing Tradisional Nias

Kain tenun yang tenar di Indonesia yakni kain Ulos yang ialah kain tradisional dari Indonesia yang dari pulau Batak, Sumatera Utara. Kain ulos ini umumnya dikenakan oleh masyarakat Batak untuk keperluan seperti hari raya, pernikahan, kelahiran, upacara kematian dan acara-acara khusus. Kain ulos terhitung punya makna penting yaitu “ kebersamaan “. Kain Ulos memiliki motif yang banyak variasi mulai berasal dari bergaris dan bergambar, warna kain ulos terhitung cukup banyak ragam bergantung selera berasal dari pembuatanya. Biasanya kain ulos yang dijual dengan harga mahal memakai tambahan bahan dari benang emas dan perak. Ada beberapa type kain ulos yang terlampau populer di Indonesia yaitu kain Ulos Ragi Botik, Kain Ulos Sibolang, Kain Ulos Saput dan Kain Ulos Gobar.

Perbandingan Kain Batik & Kain Grinsing Tradisional Nias

Batik ialah satu-satunya model kain tenun asli dari Indonesia yang memiliki corak unik dan motif yang beragam. Batik telah lama ada di Indonesia apalagi sejak zaman kerajaan. Ada banyak type batik dari Indonesia yang dari beberapa tempat contohnya Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda, Kalimantan, dan tempat penghasil batik lainnya. Batik ini dari kata “amba” kalau diartikan di dalam bahasa jawa sendiri punya pengertian “ menulis “, namun untuk kata “ titik “ mempunyai pengertian titik. Jika kedua makna kata ini digabungkan dapat memberi makna bahwa batik adalah “ menulis dengan cara di titik “. Tipe kain yang dipakai merupakan kain mori dan sesudah itu digambar memakai lilin dengan kenakan “canting”.

Perbandingan Kain Songket & Kain Grinsing Tradisional Nias

Model kain tenun khas Indonesia yang udah dikenal orang banyak adalah kain Songket khas Minangkabau. Songket merupakan tipe kain tenun bersama dengan proses pembuatan menggunakan tangan. Benang yang dipakai umumnya memiliki warna emas dan perak sehingga menghasilkan kain yang mewah dan elegan. Kain songket yang telah jadi dan siap dijual kebanyakan mempunyai harga beli yang tinggi, terutama jikalau mutunya bagus.

Perbandingan Kain Tenun Ikat & Kain Grinsing Tradisional Nias

Model kain tenun ikat ini hampir mirip bersama dengan kain ulos untuk motifnya sendiri, sedangkan berkenaan sistem pembuatannya tidak sama. Jika kain tenun ikat ini ialah sekumpulkan benang yang pada mulanya di ikat terhadap sisi ujung dan dicelupkan ke zat pewarna alami. Proses pembuatannya jauh lebih susah dan diperlukan keahlian khusus bagi siapa saja yang menghendaki membuat kain tenun ikat ini. Alat tenun yang di gunakan bukanlah dari mesin melainkan alat tenun buatan manual. Beberapa wilayah penghasil kain tenun ikat ini seperti Sumbawa, Flores, Bali, Lombok dan Jepara.

Daftar Perbandingan Harga Kain Grinsing Tradisional Nias & Lainnya Khas Indonesia

Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias

Perbandingan Harga Kain Tenun Khas Bodo – Sulawesi & Kain Grinsing Tradisional Nias

Kain tenun ini terlihat lebih moderen dibandingkan tipe kain tenun lainnya, tapi apakah anda mengerti jikalau kain ini punyai umur yang lebih tua ? Kain tenun khas bodo ini yakni tipe pakaian tradisi yang paling tua di Indonesia. Dahulu penduduk Sulawesi membuat kain tenun ini bersama dengan bahan yang tetap tipis sehingga terlihat transparan, tapi untuk menyebabkan pakaian ini lebih sopan, maka ditambahkan lebih dari satu bahan supaya lebih tidak tipis dan sesuai untuk dipakai di acara-acara tertentu. Harga untuk baju khas Bodo ini dapat mencapai IDR 1.000.000 – IDR 10.000.000 bergantung dari kualitas bahan dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya sendiri.

Perbedaan Harga Kain Tenun Yogyakarta & Kain Grinsing Tradisional Nias

Kain tenun Yogyakarta ini punyai nama pakaian tradisi Paes Ageng yang banyak dikenakan oleh bagian kerajaan terhadap zaman dulu. Sekarang ini, pakaian resmi paes ageng dibebaskan untuk bisa dikenakan siapa saja yang inginkan memakainya. Kain tenun paes ageng ini juga dibuat bersama langkah manual agar hasilnya sangat menakjubkan, harga dari kain tenun paes ageng ini bisa capai IDR 1.000.000 atau kurang lebih 100 dollar. Harga yang cukup sesuai bersama dengan sebuah kain tenun khas berasal dari Yogyakarta, Indonesia.

Perbedaan Harga Kain Tenun Ulee Balang & Kain Grinsing Tradisional Nias

Kain tenun ini terhitung sangat unik karena mengenakan banyak ornamen menarik dan simple, hanya saja untuk busana perempuan menggunakan ornamen yang lebih banyak agar muncul lebih indah dan cantik. Kain ini merupakan khas punya penduduk Samudra Pasai. Dahulu kala, pakaian ini dikenakan oleh ulama dan keluarga raja saja. Harga kain tenun berasal dari pakaian resmi ini dapat capai IDR 1.000.000.

Perbedaan Harga Kain Tenun Dari Papua & Kain Grinsing Tradisional Nias

Kain tenun berasal dari Papua yang sekaligus dijadikan sebagai pakaian resmi ini sebenarnya populer bersama keunikannya sendiri, terbuat dari bahan-bahan alami yang berasal dari alam sekitar membuat kain tenun Papua sangat tenar di mata dunia. Masyarakat Papua dengan cara lazim umumnya kenakan baju tradisi yang terbuat berasal dari bahan alami, mengenai kualitasnya tentu jangan diragukan lagi. Harga pakaian adat masyarakat dari Papua bersama dengan kualitas paling baik dapat mencapai IDR 1.000.000 – IDR 5.000.000 ( Tergantung juga berasal dari bahan kain tenun yang dipakai ). Tidak heran jika banyak turis asing suka dengan baju resmi berasal dari Papua ini.

Perbandingan Harga Kain Tenun Minangkabau – Sumatera Barat & Kain Grinsing Tradisional Nias

Berikutnya kain tenun dengan harga yang sangat mengagumkan yaitu kain tenun dari Minangkabau yang keluar lebih elegan, unik dan menakjubkan. Tidak heran jika ada banyak yang senang memproduksi kain tenun ini untuk dijual kembali. Baju adat minangkabau ini memakai banyak sekali ornamen yang ditempelkan terhadap bagian busana adat masyarakat perempuan untuk meningkatkan kesan yang lebih mewah dan elegan. Harga busana resmi ini sangat mahal bisa hingga IDR 2.000.000 – IDR 10.000.000 terkait dari bahan dan kwalitasnya.

Sampai disini dahulu Info berasal dari kita tentang Beberapa Model Kain Grinsing Tradisional Nias khas Indonesia. Terimakasih udah berkunjung.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *